LET THEM GO

by - November 11, 2011

Pertama, mari kita ucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru untuk abangku, bang Aput dan istrinya kak Suci ;;) Akhirnya setelah 12 tahun lamanya hubungan kalian hari ini di halalkan kiw langgeng ya kakak-kakakku


Nah, sekarang biarin gue curhat.
Waktu sholat ied lebaran haji kemarin, ada beberapa malaikat Allah yang datang mengetuk-ngetuk pintu hati gue.

Jadi hari itu ustad disana ceramah tentang asal mula adanya sunnah berqurban yaitu cerita Nabi Ibrahim A.S yang diberi perintah oleh Allah untuk menyembelih putranya yang terkasih, Nabi Ismail A.S. 

Singkat cerita, sebelum pak ustad mengakhiri ceritanya, dia menarik kesimpulan, "Ya, Nabi Ibrahim A.S telah mengajarkan pada kita untuk merelakan segala yang kita sayang"
Tepat setelah gue mendengar kata-kata itu, gue teringat akan keinginan terbesar dalam hidup gue yaitu miara anjing. 
Apa itu berarti gue juga harus merelakan keinginan gue ini?

Dari dulu gue tau kok kalo melihara anjing itu dilarang di Islam. Tapi gue begitu ingin miara anjing sampai gue tidak menghiraukan perintah Allah itu.
Tapi Nabi Ibrahim A.S? Ketika beliau diperintahkan untuk menyembelih putranya yang terkasih Nabi Ismail A.S, dia melaksanakannya dengan tegar.

Maksud gue, beliau diperintahkan untuk menyembelih putra satu-satunya yang begitu beliau cintai dan beliau langsung melaksanakannya. Sementara gue diperintahkan untuk tidak memelihara anjing malah harus nunggu 10 tahun untuk melaksanakannya. Lo ngerti kan maksud gue? Itu pasti ujian terberat semasa hidupnya.
Begitu pun gue, tanpa gue sadari sebenarnya selama ini gue sedang diuji untuk dilihat ketaatan dan kepatuhan gue ke Allah SWT untuk tidak mengerjakan larangannya.

Dan hari itu gue berani memutuskan untuk berhenti berharap bisa melihara anjing. Ya bagaimana pun, memelihara anjing akan tetap menjadi satu-satunya keinginan terbesar gue, gak akan berubah.

Waktu tadi gue curhat masalah ini ke Ratu dan Onong, gak tau kenapa rasanya pengen nangis. Cuma tadi gue tahan-tahan aja, gengsi ha ha
Dan setelah gue pikir-pikir, yang namanya merelakan sesuatu yang kita sayang pergi, pasti akan membuat kita menangis, karena yang namanya merelakan itu pasti gak gampang. Percaya deh, gue udah ngalamin.

Gue juga yakin, pasti waktu Nabi Ibrahim A.S dengan tegarnya merelakan kepergian putranya yang terkasih kembali ke Rahmatullah, beliau juga pasti menangis. Begitu pun gue......dan bahkan, di film "17 again" pun, saat Mike O'Donnel merelakan istri tercintanya untuk pergi bercerai darinya juga dia menangis.



You see? 
Learn to let them go, then you did the right thing :")




chacha
XOXO

You May Also Like

0 comment

Call Me Pinky is an online journal that shares life adventure, dream, and all other random good things. Thank you for taking your time reading this site and for leaving comments. I appreciate that a lot. xx